SIARAN TELEVISI INTERNET 24 JAM SALIRA TV
Kp. Panyalahan RT.02 RW.08, Desa Sukaherang, Kec. Singaparna,
Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat – 46413
WhatsApp Center : 0838-9640-3437
Email : [email protected] | [email protected]
Google Map : https://salira.tv/map/
Official Website : salira.tv | salira.co
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
PELAKSANAAN PLOGGING SALIRA TV
1. Pembukaan Kegiatan
Kegiatan Plogging Salira TV diawali dengan salam pembuka, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan kegiatan kepada penonton.
Hal-hal yang wajib disampaikan pada pembukaan:
- Mengucapkan salam pembuka.
- Menyebutkan nomor atau edisi Plogging Salira TV yang sedang dilaksanakan.
- Menyebutkan lokasi atau wilayah pelaksanaan plogging.
- Menyebutkan nama jalan yang akan dilalui.
- Menjelaskan perkiraan jarak atau target perjalanan plogging yang akan ditempuh.
- Menyampaikan nomor pengambilan sampah terakhir dari kegiatan plogging sebelumnya.
Contoh narasi pembukaan:
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Halo, Sahabat Salira TV! Kembali lagi bersama Plogging Salira TV. Kali ini kita memasuki Plogging Salira TV edisi ke-2, yang akan dilaksanakan di wilayah [nama wilayah], dengan menyusuri Jalan [nama jalan] sejauh kurang lebih [target jarak] kilometer.
Pada kegiatan sebelumnya, kita telah melakukan pengambilan sampah sebanyak 20 kali. Oleh karena itu, pada plogging kali ini kita akan melanjutkan misi dengan pengambilan sampah ke-21 dan seterusnya.
Mari kita mulai perjalanan sambil berolahraga, menjaga kebersihan, dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan!”
2. Persiapan Sebelum Memulai Plogging
Sebelum perjalanan dimulai, pastikan seluruh perlengkapan dan kebutuhan kegiatan telah disiapkan.
- Kamera atau ponsel dalam kondisi siap merekam.
- Baterai dan kapasitas penyimpanan mencukupi.
- Kantong plastik atau keresek untuk menampung sampah tersedia.
- Spidol whiteboard tersedia untuk menuliskan nomor pengambilan sampah pada lengan tangan kiri.
- Nomor pengambilan sampah terakhir dari kegiatan sebelumnya telah diketahui agar penghitungan tetap berkesinambungan.
3. Pelaksanaan Plogging
Plogging dilakukan dengan berlari kecil atau jogging sambil menyusuri rute yang telah ditentukan. Kamera harus terus merekam perjalanan agar proses kegiatan terdokumentasi secara berkesinambungan.
Tahapan pelaksanaan setiap kali menemukan sampah adalah sebagai berikut.
A. Menemukan sampah
Ketika menemukan sampah di sepanjang rute, arahkan kamera untuk mengambil gambar atau video secara close-up agar sampah terlihat jelas.
B. Mendokumentasikan sampah
Rekam kondisi sampah sebelum diambil. Pastikan gambar cukup jelas untuk menunjukkan jenis atau keberadaan sampah serta situasi di sekitarnya.
C. Menyebutkan nomor pengambilan sampah
Sebelum atau saat memungut sampah, sebutkan nomor pengambilan sampah sesuai urutan kumulatif Plogging Salira TV.
Contoh:
“Pengambilan sampah ke-21.”
Nomor pengambilan harus melanjutkan nomor terakhir dari seluruh kegiatan sebelumnya, bukan kembali ke nomor satu pada setiap edisi.
D. Memungut dan memasukkan sampah
Rekam proses pemungutan sampah hingga sampah dimasukkan ke dalam kantong yang telah disediakan. Pastikan proses tersebut terlihat jelas di kamera.
E. Menuliskan nomor pada lengan tangan kiri
Setelah sampah diambil, tuliskan nomor pengambilan tersebut menggunakan spidol whiteboard pada lengan tangan kiri. Pastikan angka terlihat jelas dan sesuai dengan nomor yang telah disebutkan.
Tahapan ini diulangi setiap kali menemukan dan mengambil sampah baru.
F. Mendokumentasikan lokasi perjalanan
Secara berkala, arahkan kamera untuk memperlihatkan kondisi jalan, lingkungan sekitar, nama jalan, atau penanda lokasi lainnya. Hal ini bertujuan agar penonton mengetahui posisi dan wilayah yang sedang dilalui.
Setelah selesai mendokumentasikan lokasi, kegiatan jogging dapat dilanjutkan.
4. Ketentuan Penghitungan Pengambilan Sampah
Penghitungan pengambilan sampah merupakan identitas unik dan berkelanjutan dari program Plogging Salira TV.
Ketentuannya adalah sebagai berikut.
- Setiap satu kali kegiatan pengambilan sampah yang terdokumentasi dihitung sebagai satu pengambilan.
- Nomor pengambilan sampah bersifat kumulatif dari edisi pertama hingga edisi berikutnya.
- Nomor tidak diulang dari awal pada setiap edisi.
- Nomor yang disebutkan dalam video harus sama dengan nomor yang ditulis pada lengan tangan kiri.
- Nomor pengambilan terakhir harus dicatat sebagai acuan untuk kegiatan selanjutnya.
Contoh kesinambungan penghitungan:
- Plogging edisi ke-1: pengambilan sampah ke-1 sampai ke-20.
- Plogging edisi ke-2: dilanjutkan dari pengambilan sampah ke-21.
- Plogging edisi ke-3: dilanjutkan dari nomor terakhir pada edisi ke-2.
Dengan sistem ini, jumlah pengambilan sampah Plogging Salira TV terus bertambah dan menjadi bagian dari ciri khas program.
5. Pembuangan Sampah
Apabila menemukan tempat sampah atau tong sampah di sepanjang rute, sampah yang telah terkumpul harus dibuang ke tempat yang sesuai.
Proses pembuangan sampah sebaiknya tetap direkam agar penonton dapat melihat bahwa sampah yang dikumpulkan ditangani dengan baik.
Apabila belum menemukan tempat sampah, simpan sampah di dalam kantong dan bawa hingga menemukan tempat pembuangan yang sesuai. Jangan meninggalkan sampah yang telah dikumpulkan di sembarang tempat.
6. Penutupan Kegiatan
Setelah mencapai titik akhir atau target perjalanan yang telah ditentukan, hentikan kegiatan jogging dan lakukan penutupan dengan menyampaikan hasil kegiatan.
Hal-hal yang wajib disampaikan pada penutupan:
- Menyebutkan bahwa kegiatan plogging telah selesai.
- Menyebutkan lokasi atau ruas jalan yang telah dilalui.
- Menyebutkan nomor pengambilan sampah terakhir pada kegiatan tersebut.
- Menegaskan nomor kumulatif terakhir sebagai acuan untuk edisi berikutnya.
- Menyampaikan pesan singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
- Mengucapkan terima kasih dan salam penutup.
Contoh narasi penutupan:
“Alhamdulillah, Sahabat Salira TV, kegiatan Plogging Salira TV edisi ke-2 di wilayah [nama wilayah], dengan menyusuri Jalan [nama jalan], telah selesai kita laksanakan.
Pada kegiatan kali ini, kita berhasil melanjutkan pengambilan sampah dari nomor 21 hingga nomor [nomor terakhir]. Dengan demikian, total pengambilan sampah kumulatif Plogging Salira TV kini telah mencapai nomor [nomor terakhir].
Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ingat, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu orang, melainkan tanggung jawab kita bersama.
Sampai jumpa di Plogging Salira TV edisi berikutnya, dengan misi melanjutkan pengambilan sampah ke nomor selanjutnya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”
7. Evaluasi dan Pencatatan Setelah Kegiatan
Setelah kegiatan selesai, lakukan pencatatan untuk memastikan kesinambungan program.
- Catat nomor pengambilan sampah terakhir.
- Catat lokasi dan nama jalan yang telah dilalui.
- Catat perkiraan jarak perjalanan.
- Pastikan rekaman video tersimpan dengan baik.
- Periksa kembali bahwa nomor pengambilan sampah dalam rekaman sesuai dengan urutan penghitungan.
- Gunakan nomor terakhir tersebut sebagai titik awal penghitungan untuk edisi berikutnya.
8. Prinsip Utama Plogging Salira TV
Setiap pelaksanaan Plogging Salira TV harus mengutamakan konsistensi, dokumentasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Prinsip yang wajib dijaga:
- Berkesinambungan: nomor pengambilan sampah tidak boleh kembali ke awal.
- Terdokumentasi: setiap pengambilan sampah direkam dengan jelas.
- Konsisten: nomor yang diucapkan, ditulis, dan dicatat harus sama.
- Informatif: lokasi dan perjalanan diperlihatkan secara berkala.
- Bertanggung jawab: sampah yang terkumpul dibuang ke tempat yang sesuai.
- Menginspirasi: kegiatan dilakukan untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan sekaligus membiasakan hidup aktif melalui jogging.
Plogging Salira TV: Bergerak untuk Sehat, Memungut untuk Bersih, dan Konsisten Menjaga Bumi.